Penyebab dan Faktor Risiko Infeksi Jamur Kulit

Kurap

Kurap disebabkan oleh jamur golongan Dermatophyta. Jamur ini hidup dari keratin, yaitu suatu protein yang terdapat di kulit, kuku, dan rambut. Terdapat beberapa jenis Dermatophyta yang dapat menyebabkan kurap, yaitu Epidermophyton, Microsporum, dan Trichophyton. Jamur ini sebenarnya hidup secara alami di kulit dan tidak menimbulkan masalah. Tetapi ketika jamur berkembang dengan cepat, misalnya dalam lingkungan yang lembap, akan menginfeksi kulit.

Kurap dapat menyebar melalui kontak fisik antar manusia atau kontak dengan benda yang terkontaminasi jamur, misalnya penggunaan bersama pakaian atau handuk dengan orang yang terinfeksi. Selain itu, penularan juga dapat terjadi akibat kontak dengan hewan yang terinfeksi, serta dengan tanah yang mengandung spora jamur.

Sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terinfeksi kurap, antara lain adanya luka pada kulit, berenang atau mandi di fasilitas umum, tidak mengenakan alas kaki di ruang publik, serta berbagi sikat gigi atau pakaian dengan penderita kurap.

Jamur kuku

Sama seperti kurap, infeksi jamur pada kuku juga disebabkan oleh golongan jamur Dermatophyta. Infeksi bisa terjadi melalui penggunaan alat manikur atau pedikur di salon, yang tidak disterilkan setelah digunakan pada orang lain.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan infeksi jamur kuku adalah diabetes, cedera pada kuku atau kulit di sekitar kuku, sistem kekebalan tubuh lemah, dan penggunaan kuku palsu. Faktor lainnya adalah kondisi lembap dalam jangka panjang pada kaki, misalnya akibat pemakaian jenis sepatu yang menutupi jari kaki dalam waktu lama. Usia di atas 65 tahun juga dapat menjadi salah satu faktor pemicu infeksi jamur kuku.

Panu

Panu disebabkan oleh perkembangan jamur Malassezia di kulit. Belum diketahui apa yang menyebabkan jamur ini berkembang. Para ahli mengaitkannya dengan sejumlah faktor, seperti cuaca lembap dan panas, keringat berlebih, kulit berminyak, perubahan hormon, dan sistem kekebalan tubuh lemah.

Ruam popok

Ruam popok disebabkan oleh jamur Candida albicans. Jamur ini berkembang di area yang lembab. Misalnya, pada bayi yang terlalu lama memakai popok basah akibat urine atau feses.

Ruam juga dapat timbul bila kulit bayi lecet akibat mengenakan popok yang terlalu ketat. Selain itu, paparan zat kimia dari detergen bisa mengiritasi kulit bayi dan menyebabkan ruam.

Kandidiasis

Kandidiasis disebabkan oleh infeksi jamur Candida. Sebenarnya jamur ini hidup secara alami di kulit, tapi bisa tumbuh tak terkendali dan menyebabkan infeksi. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Berat badan berlebih.
  • Cuaca panas.
  • Kondisi kulit yang lembap atau basah.
  • Mengenakan pakaian ketat.
  • Tidak menjaga kebersihan tubuh.
  • Penggunaan jenis obat tertentu, seperti antibiotik atau kortikosteroid.
  • Kondisi yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh lemah, misalnya diabetes atau kehamilan.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*